Kuaci Biji Bunga Matahari


Iseng-iseng... sambil pelihara hamster menanam biji bunga matahari putih makanannya & ternyata berhasil!

Foto bunga matahari disamping adalah "asli" hasil tanaman yang saya tanam & pelihara sehingga berbunga indah seperti foto disamping. Cita-cita sih pengen bikin Sunflower Field/Garden. Kayaknya indah gitu... :)

Tapi sayang, ketika musim hujan tiba... belum juga bunga matahari melebar seperti yang aku inginkan, eh, akibat tingginya curah hujan di kota Bandung & tiadanya Green House yang menaungi bunga matahari yang indah & cantik ini mulai membusuk. Kuncup-kuncup bunga matahari yang belum mekar pun ikut membusuk.

*Hiks* gagal dech membuat Sunflower Field/Garden yang aku impikan. Terpaksa harus menunggu musim hujan berakhir & musim panas datang untuk "mengulang kembali" mewujudkan impian membuat kebun bunga matahari.

Bunga Matahari atau nama latinnya helianthus annuus L. adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas, yaitu: besar & biasanya berwarna kuning terang dengan kepala bunga yang besar hingga mencapai diameter 30 cm. Tingginya bisa mencapai hingga 3-5 meter, tergantung varietasnya. Berdaun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, dan jarang bercabang. Tumbuhan semusim ini berasal dari Amerika Tropik bagian Utara (Meksiko).

Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk yang tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Terdapat 2 tipe bunga: Bunga Tepi atau Bunga Lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan steril, dan Bunga Tabung yang fertil dan menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka ( silang ) dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, Bunga Matahari akan menghadap & mengikuti pergerakan matahari (asal nama tumbuhan ini), yang gejalanya disebut heliotropisme. Tumbuhan mendapat keuntungan 10% lebih fotosintesis karena pergerakan ini.

Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berdinding agak keras dan tak terlalu tebal ini sering disangka 'biji' bunga Matahari, karena memang tidak dapat dengan mudah dibedakan. Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung.

Biji bunga matahari dapat dimanfaatkan untuk diambil minyak bijinya. Biji yang digunakan memiliki cangkang biji yang tipis & kandungan minyaknya berkisar 48%-52%. Untuk menghasilkan 1 liter minyak diperlukan biji dari kira-kira 60 tandan bunga majemuk. Minyak biji bunga matahari cocok dipakai untuk menggoreng, mengentalkan, serta campuran salad. Kaya akan asam linoleat, suatu asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia. Kadar asam oleat dalam biji bunga matahari yang dimanfaatkan untuk diambil minyaknya sekitar 80%-90%, sementara yang untuk pangan hanya memiliki 25% asam oleat. Daun tanaman ini dapat dipanen & digunakan sebagai pakan ternak atau pupuk hijau.

Tumbuhan ini telah dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun lalu, selanjutnya tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi warga Inka. Setelah penaklukan oleh orang Eropa, bunga Matahari diperkenalkan ke Eropa dan berbagai penjuru dunia lainnya pada abad ke-16. Semenjak abad ke-17 bijinya digunakan dalam campuran roti atau diolah sebagai pengganti kopi serta cokelat. Penggunaannya sebagai sumber minyak mulai dirintis pada abad ke-19.

Bunga Matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur.

Bunga Matahari selain indah juga berkhasiat bagi kesehatan dengan cara menjadikannya obat tradisional. Khasiat dari tanaman bunga matahari antara lain :
  • Bunga berkhasiat untuk : mengurangi rasa nyeri (analgetik), menurunkan tekanan darah, nyeri lambung (gastric pain), nyeri haid (dysmenorrhoe), sakit kepala, sakit gigi, sakit perut, obat luar radang persendian, dan sebagai kosmetik untuk mencegah penuaan dini.
  • Biji berkhasiat untuk : membangkitkan nafsu makan.
  • Daun berkhasiat untuk : anti inflamasi, analgesik, antipiretik, anti radang, dan mengurangi rasa nyeri.

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...