Daun Manis Stevia

Inilah tanaman kedua yang aku beli ketika mampir bertugas keluar kota di daerah wisata agro (TP), desa Cilembu, Sumedang. Tanaman yang daunnya bisa dikonsumsi langsung & berasa manis, yang menurut penjualnya dapat digunakan sebagai pengganti gula herbal yang baik bagi kesehatan.

Saya teratrik untuk memelihara & mengembangbiakan tanaman daun manis ini di halaman depan rumah, mengingat orang tua saya yang menderita diabetes. Rencananya apabila tanaman ini sudah berkembangbiak, saya akan membagikan untuk dikonsumsi oleh orang tua saya yang menderita diabetes sebagai pengganti gula.

Berikut khasiat & manfaat daun manis Stevia yang saya dapatkan dari beberapa sumber di internet ......

Stevia (stevia rebaudiana) adalah tumbuhan perdu asli dari Paraguay. Cocok pada tanah berpasir dengan tinggi tanaman maksimal 80 cm. Daunnya mempunyai rasa manis, lezat dan menyegarkan. Gula stevia telah di komersilkan di Jepang, Korea, RRC, Amerika Selatan untuk bahan pemanis bagi penderita diabetes dan kegemukan.

Kualitas daun stevia dipengaruhi banyak faktor lingkungan seperti jenis tanah, irigasi, penyinaran, sirkulasi udara dan harus dijaga dari gangguan bakteri dan jamur. Kualitas stevia didasarkan atas aroma, rasa, penampakan dan kemanisannya. Stevia memberikan rasa yang unik, tidak seperti pemanis buatan kebanyakan yang menimbulkan rasa pahit pada akhirnya. Rahasia manis stevia terletak pada zat steviosida yang merupakan glikosida disusun dari glukosa, sophorose dan steviol.

Tingkat kemanisan gula stevia sekitar 200-300 kali (kadang 500 kali) dibandingkan tingkat kemanisan sukrosa atau gula tebu. Sementara itu, siklamat, pemanis sintetis kontroversial yang masih sering digunakan ternyata hanya mempunyai tingkat kemanisan antara 100-200 kali kemanisan sukrosa. Dengan kata lain, tingkat kemanisan gula stevia jauh lebih unggul apabila dibandingkan dengan siklamat atau aspartam yang selama ini masih banyak dipakai sebagai pemanis berbagai macam produk makanan dan minuman.

Di Indonesia, tanaman stevia belum menunjukkan peranannya secara nyata sebagai sumber pemanis. Ekstrak Stevia telah terbukti bermanfaat membantu program diet dan digunakan juga untuk mereka yang mempunyai penyakit diabetes. Disamping itu, stevia juga dapat membantu keindahan kulit serta berperanan dalam mengatur tekanan darah. Sari daun stevia sangat cocok untuk dicampur dengan teh atau kopi serta dapat juga dicampurkan ke dalam masakan yang kita makan setiap hari.

Kandungan kalori daun stevia boleh dibilang nol. Ini membuat daun stevia banyak diburu industri jamu untuk pengganti gula. Bagi para penderitanya, penyakit diabetes atau gula tentu menjadi momok yang menakutkan. Padahal, tanpa gula makanan dan minuman terasa kurang mantap bahkan hambar. Maka, pemanis rendah kalori kini semakin banyak diminati oleh masyarakat.

Ekstrak daun stevia bisa mengurangi rasa pahit pada jamu sehingga rasanya lebih enak. Padahal, di luar negeri stevia biasa dipakai sebagai pemanis kue atau minuman. Bentuknya bervariasi, mulai dari bubuk hingga cairan berasa aneka buah.

Membuat sendiri pemanis stevia cair siap pakai amat mudah dan simple. Waktu yang dibutuhkan hanya 10 menit. Caranya :
  • Masukkan 1 sendok teh stevia bubuk kedalam saringan teh atau kopi.
  • Letakkan saringan tersebut kedalam gelas tahan panas.
  • Tuangkan air mendidih kedalam saringan yang sudah berisi bubuk stevia tersebut & biarkan mengendap selama 5 menit.
  • Angkat saringan yang berisi ampas stevia dari gelas.
  • Diamkan stevia cair sampai dingin.
  • Masukkan stevia cair yang sudah dingin kedalam botol yang mempunyai lubang kecil. Gunanya agar mudah diatur pengeluarannya.
  • Simpan stevia cair ditempat yang dingin.
  • Gunakan dengan cara diteteskan, sebab stevia sangatlah manis.
Jangan memeras ampas stevia disaringan untuk mengeluarkan airnya. Ini akan menyebabkan rasa getir/pahit. Pengendapan yang lebih lama juga dapat menyebabkan rasa getir/pahit. Gunakan stevia cair per tetes, rasakan dan cicipi dulu baru menambahkan tetes berikutnya. Jangan berlebihan dalam penggunaannya.

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...